2 Januari 2015

Pagi kedua di 2015. Hujan semalaman ceritanya, alhasil bikin gue nggak bangun sampe Subuh padahal udah niat mau ngelanjutin revisian proposal. Jadinya, waktu tulisan ini gue ketik, gue lagi ngerjain revisian proposal. Haha. Prolog yang aneh. Semoga hujan semalaman ini hanya punya efek yang bermanfaat buat seluruh dunia.

Well, 2014 telah berlalu di belakang sana. Selama dua belas bulan gue melewati banyak hal. Mulai dari ulang tahun diri sendiri, ulang tahun orang-orang tersayang, pergi ke tempat ini, pergi ke tempat itu, sampai di penghujung tahun kemarin, gue melewati satu momen bersejarah dalam hidup gue. Sesuatu yang hanya akan gue alami sekali seumur hidup. Yang dulu cuma dibercandain waktu semester satu kuliah, dan di semester tujuh ini jadi kenyataan. Yang prosesnya Alhamdulillah cepet dan lancar. Dan semoga ini memang membawa kebaikan buat semuanya. Aamiin..

Setiap orang akan menempuh jalannya masing-masing, begitupun kami. Saat temen-temen sibuk untuk menggeluti persyaratan kelulusan, kami melakukan hal yang lain. Kami punya cita-cita dan harapan untuk beberapa tahun kedepan. Jadi, saat malam penghujung tahun 2014 kemarin itu kami lihat ratusan kembang api berpendar di langit dengan suara yang sebenernya bikin telinga jadi pengang, kami sempet bicara sekilas,

"Udah 2015, cepet ya.."

Itu menandakan bahwa tahun ini kami harus lebih serius untuk membangun semuanya. Persiapan memang tidak butuh waktu yang sebentar. Tapi karena kami mengerjakannya bersama, semoga segalanya menjadi lebih mudah. Dan semoga orang-orang di sekeliling kami selalu memberikan doa yang terbaik untuk kami.

Ketika tahun baru dimulai, maka orang-orang akan membicarakan soal resolusi. Gue juga punya. Salah satu yang terbesar adalah, menyelesaikan tanggungan gue sebagai seorang mahasiswa. Ya, mau tidak mau, suka tidak suka, inilah gerbang yang harus dilewati sebelum gue bisa melangkah ke jenjang selanjutnya. Jadiiii, tahun ini gue kudu semangat untuk berlari dengan santai *apaan* --"

Yang kedua adalah, mulai merintis usaha yang akan kami besarkan bersama satu orang lainnya. Doain semoga lancar dan berkah buat kami. Aamiiin... Ditunggu aja launching webnya. Hihi.

Gue memang tidak terlalu bisa untuk memotivasi diri gue sendiri dengan kata-kata yang sulit dicerna orang-orang. Gue cuma bisa cerita lewat tulisan, tapi gue nggak bisa bikin berita. Haha. Jadinya, ya seperti ini. Bahasa yang gue gunakan ya seperti ini. Acak-acakannya juga ya seperti ini. Tapi semoga gue nggak lupa caranya nulis skripsi yah :')))))

Oiya, di 2014 gue menemukan ini di twitter Farid.


Gambar dari: sini

Pie perasaanmu? Aku? Aku sih njuk nggak bisa bicara apa-apa. Cuma terdiam daaaaan.. 
Ya gitu deh :3 

Komentar dari:

Precious Moment . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates