31 Desember 2013

Apa yang terjadi selama 2013 ya?

Kali ini boleh kan ya sedikit flashback semua kejadian yang masih diingat selama 2013 kemarin? Buat apa? Ya buat mengingat lagi sudah sejauh mana gue berpindah, bergerak, berubah. 2013 adalah tahun yang cukup nano-nano dengan berbagai rasa didalamnya.

Ehem,

Bulan Januari 2013 beberapa hari setelah tahun baru 2013, gue ditawari untuk menjadi salah satu pengurus himpunan. Awalnya gue tidak berminat ada disana, gue ingin mendukung full seseorang yang waktu itu terpilih jadi pejabat tinggi juga di himpunan. Tapi, karena ada satu posisi kosong yang belum ada isinya, dan yang menawari adalah sahabat gue sendiri, gue kemudian berfikir ulang dan akhirnya menerima tawarannya. Tapi, mungkin gue adalah calon pengurus dengan salah satu motivasi paling 'nggak banget'.

Bulan Februari 2013 gue harus menghadapi sebuah kenyataan pahit bahwa hubungan gue dengan seseorang harus berakhir. Kejadian yang sebenarnya bukan kali pertama gue alami, tapi entah kenapa kali ini rasanya nggak kayak yang udah-udah. Entah karena gue yang mikirnya masih cetek banget, atau gue yang terlalu polos dan nggak pernah mikir kalau 'Tuhan bisa kapan aja membolak-balik hati manusia'. Kejadian ini cukup membuat hidup gue agak berantakan sih. Seumur-umur yang namanya nangis sampe 2 jam itu ya baru ini. Tapi Tuhan begitu baik dengan selalu menyediakan temen-temen gue yang sedia setiap saat. Gue sebenernya nggak pernah punya alasan kenapa gue harus bilang kalau gue merasa sendiri. Mereka selalu ada buat gue. Dengan segala nasihat hidup, semangat, canda tawa, motivasi, serta semua hal yang mereka usahakan supaya gue bisa segera lepas dari keberantakan ini semua.

Dua hari setelah putus, ada kegiatan Rapat Kerja. Ada yang nggerus pokoknya. Ada yang masih belum bisa terima di 'sini'. Tapi gue mencoba untuk terlihat biasa saja. Yaa, dua hari putus belum banyak yang tau kecuali temen-temen deket. Gue sambil belajar gimana caranya gue bisa kembali baik-baik aja. Eh, pas pos-posan, ternyata gue satu kelompok sama dia. Itu antara seneng sama ngerasa harus sadar diri sama posisi. Sesek nggak sih, kalau satu kelompok diajak ngobrol kecuali gue? :o

Bulan Maret 2013 sudah mulai masuk semester 4 dan gue masih aja berantakan. Kalo ada orang stres yang cuma gara gara kejadian gitu aja terus pengen pindah tempat kuliah, itu gue --, Kuliah berantakan, ngerjain tugas kagak pernah niat. Malahan dikerjain kalau pengen aja. Akhirnya gue memutuskan untuk kabur dulu ke Bogor. Dan itu adalah kali pertama gue naik pesawat terbang, langsung sendirian pula.  Sayangnya, gue nggak bisa merasakan euforia orang pertama kali naik pesawat. Soalnya sepanjang perjalanan gue menekuk muka dan pengen segera sampai rumah. Gue menghabiskan 2 minggu di rumah, dan kembali karena gue harus menunaikan tugas gue sebagai sekretaris workshop. 

Terus, di akhir Maret, gue diajakin Annis untuk melakukan sebuah perjalanan yang unexpected sekali. Naik gunung. Kemudian, dengan segala birokrasi yang harus gue tempuh ke kedua orang tua  gue, Alhamdulillah gue naik ke gunung Merbabu dengan mengantongi restu. Waktu itu, ibu gue agak khawatir sebenernya. Soalnya posisinya gue kan sering sakit kepala gitu, jadi takut pas di jalan kenapa-kenapa. Tapi saat itu gue bilang kalau ini adalah salah satu cara gue untuk menghibur diri. Gue pengen sibuk waktu itu, biar lupa sama apa yang gue rasain. Paling enggak, gue nggak perlu stuck di tempat yang sama, bahkan cenderung mundur.

Perjalanan ke Merbabu kali itu gue ditemani 9 orang, 5 diantaranya baru kenal pas mulai ndaki. Mereka semua temennya Tarjo. Mereka semua laki-laki, tapi mereka semua baik banget. Entah karena gue yang bertampang bully-able atau emang karena naluri mereka yang suka mbully, akhirnya sepanjang jalan gue diledekin terus ketika mereka tau alasan kenapa gue naik gunung -___________-

Skip. Alhamdulillah gue sampe puncak juga. Haha masih nggak nyangka gue sampe atas sana. Lihat semuanya, lihat betapa kecil kita dibandingkan alam semesta. Lihat sunrise jugaa~ Di puncak, ketemu juga sama temen sekelas di kuliah, Farid. Kita mendaki ke Merbabu dengan rombongan yang berbeda, waktu yang berbeda, tapi bertemu di puncak yang sama pada waktu yang hampir bersamaan (karena duluan gue). Kalau gue nggak salah inget, itu adalah kali pertamanya lagi gue ngobrol sama dia setelah lama sekali nggak ngobrol. Tapi nggak banyak sih yang diobrolin. Masih terasa ada yang tidak-lagi-sama *halah*. Jadi yaaa, cuma take beberapa gambar, kemudian kita berpisah lagi. Karena keburu panas, akhirnya gue turun duluan.

Bulan April 2013, seminggu setelah gue mendaki Merbabu, gue mengikuti lomba line follower di PNJ. Perjalanan super menyebalkan kalau diingat. Sebelum berangkat, sempet pengen mundur. Tapi gue ragu dengan kemunduran gue. Di satu sisi, gue pengen dapet pengalaman pertama gue ikut lomba robot. Disisi lain gue males satu bis sama sepasang mata bola *halah* itu. Karena gue yakin ini bakalan menjadi tidak asik. Ternyata bener.

April 2013 juga gue menginjakkan kaki di usia 20 tahun. Karena hari sabtu, gue nggak ke kampus. Jadi, seharian cuma di rumah. Dan nggak ada juga yang ngemodusin buat ngajak pergi gitu. Cuma refleksi diri, terus bales-balesin ucapan. Ketika sore yang berhujan baru saja berhenti, gue kedatangan dua tamu tak diundang haha. Akhi sama Rahma masuk kamar bawa kue ultah yang ada lilinnya angka 2 sama 0. Habis itu gue nangis dulu sambil cengengesan :3 Setelah dapet kue, potong kue, dapet kado dan lain lain, mereka pulang. Tapi acara ulang tahun gue belum berhenti sampai disitu. Malem itu gue diculik mas sama om gue, dan ketika pulang jam 11 malem, gue digebyur sama mereka. Gilak gilaaaaak :o

Seminggu kemudian, gue dapet kado ultah dari ibu bapak. Nih, yang sekarang selalu gue pegangin setiap saat, selalu gue cek apakah ada yang menanyakan kabar gue atau enggak. Sejujurnya ini adalah salah satu dari list what I want on 20 :)) Terus, besoknya ada latihan supporter KRI di kampus. Gue dateng untuk latihan, terus malemnya diajakin temen-temen ke taman lampion. Daaan, di taman lampion gue dapet challenge buat nyanyi diatas panggung yang ada disana men. Akhirnya gue nyanyi lagu D'Massiv - Pergilah Kasih. Haha. Itu masih galau itu :3

Em, di bulan ini juga gue mulai belajar menerima. Gue belajar untuk melihat semuanya dari sisi jangan-jangan-emang-salahnya-di-gue gitu. Apakah sebelumnya gue pernah menyakiti hati orang lain? Apakah memang gue yang selama ini terlalu menganggap diri gue sempurna? Satu langkah yang gue lakukan adalah dengan meminta maaf. Ya, kepada yang gue rasa pernah gue sakiti :)

Bulan Mei 2013 gue mengikuti salah satu kepanitiaan di UKM. Hal ini membuat gue sering keluar masuk SC sekedar main atau rapat gitu. Alhamdulillah gue diterima dengan baik walaupun bukan pengurus apalagi anggota, hehe. Di kepanitiaan ini, gue dapet pelajaran soal birokrasi kampus kalau mau ngasih undangan ke rektor, atau gimana cara nyari tandatangan plus stempelnya. Iya, gue kebagian jatah jadi sie humas. Pokoknya ini adalah pertama kalinya gue dapet pengalaman kepanitiaan diluar himpunan. Jadi, sekarang gue udah bisa merasakan apa yang terasa dan tidak terasa. Haha.

25 Mei 2013, ada kegiatan di himpunan. Kali ini bukan spaneng rapat, atau acara formal lainnya. Tapi acara internal dan isinya bersenang-senang. Tiap departemen menampilkan sebuah pertunjukkan, dan nanti akan ada pemenangnya. Departemen minbak menampilkan sebuah senam dengan judul #SelamatkanIndonesia yang terinspirasi ketika gue sama bu kadep pergi ke Amplaz dan disana ada flashmob senam itu. Alhamdulillah senam itu membawa MINBAK menjadi juara :D

Bulan Juni 2013 akhirnya gue ke Semaraaaaaang :D Dalam rangka jadi supporter KRI di UDINUS. Rasanya tuh, seneng bingit. Semarang adalah salah satu list gue juga. Apalagi di hari kedua, gue diculik sama temen SMA gue untuk jalan-jalan keliling Semarang. Gue diajakin ke Lawang Sewu, terus ke Sam Poo Kong, dan akhirnya beli lumpia sama mochi. Pertengahan sampai akhir Juni, gue fokus untuk mempersiapkan program kerja Pentas Seni himpunan karena gue menjadi Steering Commitee. Alhamdulillah, walaupun baru pertama kali diadakan, acaranya lancar dan sukses. Gue juga kebagian untuk nyanyi disana. 

Yah, walaupun semester 4 kemarin harus ditutup dengan IP yang tidak cumlaude karena kebanyakan galau T.T Huhu~

Bulan Juli 2013 diawali dengan Praktik Industri. Tempatnya di dinas pendidikan kota jogja. Alhamdulillah, gue sama temen-temen diterima dengan baik disana. Dapet pembimbing yang baik banget juga. Dapet proyek yang nggak terlalu susah juga. Punya banyak kebiasaan sama temen seperjuangan PI, mulai dari yang makan siangnya di Popeye, nyanyi dangdut, nonton film sampai makan mie instan yang di kremes. Selama PI, banyak banget suka dukanya. Termasuk ketika lagi-lagi semuanya berhubungan dengan perasaan. Yah, gitu lah. Banyak ego yang mesti gue turunkan hanya supaya kegiatan PI ini berlangsung menyenangkan. Ya, paling tidak ketika gue mulai merasa bahwa keberadaan gue disana adalah sebuah kesalahan, gue masih pengen menyelesaikan kesalahan itu dengan baik. 

Juli juga gue mulai bergabung dengan kepanitiaan yang nggak gue sangka. Yap, panitia OSPEK Univ. Siapa sih gue sampai bisa jadi bagian di dalamnya? Sebenernya itu hal yang unpredictable, dan kalau bukan karena Arif, gue nggak bakalan ada disana. Pelajaran dan pengalaman yang gue ambil selama jadi panitia OSPEK itu banyaaaaak banget. Pertemanan yang bisa gue dapatkan bersama temen-temen fakultas lain juga cukup menyenangkan. Tapi yang paling istimewa ya pengalamannya itu :)

Bulan Agustus 2013, libur menjelang lebaran gue sempatkan buat pulang ke rumah. Menyempatkan diri buat pergi sama temen di tempat bimbel juga. Sesuatu yang jarang sekali terjadi. Kemudian lebaran, gue merasakan sensasi mudik lagi. Alhamdulillah masih dikasih kesempatan ketemu lebaran tahun ini. Seneng sekali rasanya. Harapan gue cuma supaya apa yang gue lakukan selama Ramadhan bisa menebus Ramadhan gue tahun lalu. Agustus 2013 juga berakhirnya Praktik Industri. 

Bulan September 2013 masuk ke semester 5. Gue udah janji sama diri gue sendiri kalau gue harus bisa berubah. Maksudnya, gue balik lagi jadi gue yang ceria kayak dulu. Gue yang semangat menjalani hari-hari, gue yang makannya banyak, gue yang bawel, usil, rese. Karena temen-temen gue nggak betah lihat gue murung terus. Udah gitu kalau nulis, tulisannya galauuu mulu. Iya sih, gue juga mulai merasa kalau ini semua harus segera gue perbaiki. Termasuk kalau gue mau bikin nilai gue naik lagi.

Pertengahan September, temen-temen sekelas gue ajakin bakar-bakar di rumah simbah. Awalnya lumayan banyak, eh akhir-akhirnya malah pada nggak jadi. Waktu itu gue ngambek dan Andri, Farid sama Hanan jadi saksi waktu gue hampir nangis >,< Tapi ujung-ujungnya tetep jadi kooook, udah gitu pagi nya juga ditambah jalan-jalan ke Plawangan.

Bulan Oktober 2013 gue meluangkan waktu bersama Farid, Akhi, Faza ke Wediombo. Melepaskan penat aja, nyari udara segar. Dan gue sebenernya taruhan sama Farid soal ada atau enggak nya air di Wediombo. Soalnya waktu terakhir kesana tuh nggak ada airnya :o Tapi beberapa hari setelah pulang dari Wediombo, gue kena Chikungunya. Haha. Sekujur badan sakit semua sendinya, terus sariawan se mulut, dan muncul bercak merah yang cukup gatel di sekujur badan :| Itu cukup menyiksa. 

Akhir Oktober, temen-temen sekelas dapet undangan lagi buat bakaran di rumah Budi. Kali ini lebih rame karena yang biasanya nggak boleh nginep juga ikut nginep. Sampe bawa viewer segala, yang niatnya buat nonton bareng malah jadinya buat main PES --, 

Bulan November 2013 diawali dengan keberangkatan ke UNDIP buat lomba robot lagi. Jam setengah 4 pagi udah duduk manis di sekre, dan jam 12 malam kembali lagi duduk cantik di sekre sebelum dianter pulang. Walaupun belum bisa menang, tapi Alhamdulillah udah dapet kesempatan kedua buat balik ke Semarang lagi. Jadi keinget waktu menghabiskan petang sama Annis, nyari mushola diluar kampus UNDIP.

Mulai November, udah masuk ke bulan cukup sibuk nih. Pokoknya, di November, sempet nyanyi di Technofest, terus langsung ke Solo. Beberapa hari kemudian, ke Jakarta buat Startup Asia Hackathon, terus bablas Bogor-Puncak-Bandung-Bogor-Jakarta-Jogja dalam waktu seminggu. Teleeeer :|

Bulan Desember 2013.. Eheeeem, bagian ini diawali dengan sangat manis. Ada bagian dalam hidupku yang seperti kembali lagi. Ada kelegaan. Ada banyak cerita yang selama ini tidak terungkap, yang pada akhirnya bisa diungkapkan. Emm, duh susah banget ngejelasinnya. Yah, cuma bisa terima kasih sama Tuhan karena ternyata selalu ada yang menungguku pulang :)

Tiba-tiba, pertengahan Desember dapet kabar kalau acara seminar jurusan yang sempet vakum akan jadi direalisasikan di akhir Desember. Kemudian ada pameran tugas akhir IMK. Kemudian ada Pekan Olahraga. Kemudian ada Sidang Umum. Semuanya di akhir Desember.

Oke, Pekan Olahraga. Gue jadi SC lagi di proker terakhir. Beberapa kali ikut rapat dan persiapan. Bagian ini nggak terlalu sibuk sih. Terus, memasuki masa spaneng adalah seminggu terakhir di 2013 ketika tanggal 21 Desember, ibuk dateng ke Jogja sementara gue harus membagi waktu antara persiapan Pameran IMK tanggal 27, Seminar Jurusan tanggal 28, serta Sidang Umum tanggal 29 dan 30. Kalau saja gue bisa membelah diri yaaa~

Pameran IMK berlangsung meriah dan cukup lancar. Job kelas F sebagai sie PDD tuntas. Ada pamflet, ada spanduk, ada photobooth, ada backdrop. Karena gue nggak terlalu banyak ngurusin programming, gue bekerja di teknis aja. Jadi gue bikin stiker, nyetak, motong dan nyiapin keperluan lainnya yang ternyata memang tetep nggak bisa maksimal. Cuma, satu hal yang gue seneng pas pameran IMK kemarin adalah, kelas F kompak banget. Dengan batik seragam yang baru beli H-1, kita terlihat keren :)

Besoknya ada Seminar Jurusan. Gue yang mendapat amanah sebagai koor pendaftaran sebenernya udah dari seminggu sebelumnya jadi front-end dari kepanitaan ini buat peserta. Mulai dari ngurusin web, pendaftaran online offline, pemakalah, non pemakalah. Ngadepin pertanyaan peserta yang kadang harus gue tanyain ke temen yang lain dulu. Dipanggil mbak, sampe ada yang manggil Bu sama Mas pun ada --, Mereka nggak tau apa kalau gue masih imut dan cantik begini :3 #digampar

Pelaksanaan Semjur barengan sama kepulangan ibu bapak ke Bogor. Sedih banget ibu pulang pas gue baru mau evaluasi. Tapi kayaknya bakalan lebih sedih kalau gue ikut mengantar kepulangan ibu bapak. Jadi, gue pulang pun tetep nggak keburu >,<

Selanjutnya, tanggal 29 Desember ada Sidang Umum himpunan. Gue cuma jadi peserta sih. Tapi duduk dari jam 8.00 - 20.30 itu lumayan pegel loh. Dan itu dua hari. Barangkali ini adalah Sidang Umum pertama dan terkahir yang gue ikuti sebagai pengurus. Kepengurusan gue berakhir semalam ketika demisioner antara pengurus himpunan tahun 2013 ke pengurus tahun 2014. Terharu... Apalagi ketika departemen Minbak dinobatkan sebagai departemen terbaik tahun 2013. Seneng sekaligus nggak percaya...

Sebenernya, dibilang setahun kerasa cepet ya enggak juga sih. Apalagi di himpunan. Tetep kerasa lama. Tapi, perjuangan di minbak selama ini menyenangkan. Walaupun nggak kompak-kompak banget, tapi gue seneng kerja sama bareng mereka. Ketika gue belajar bagaimana menjadi seorang kakak yang baik. Annis, Udin, Riyan, Agus, Wafi, Nasir, Ida, Yana, Dhila. Kalian hebat, kita semua hebat. Dua kejuaraan di himpunan bisa kita dapatkan setahun ini. Buat Agus, semoga tahun depan masih bisa mempertahankan minbak seperti ini, bahkan kalau bisa ditingkatkan lagi. Bukan cuma buat minbak, buat HIMANIKA juga. Mohon maaf kalau selama setahun kebelakang, banyak hal kurang baik yang gue titipkan disana. Terima kasih banyak untuk semuanya. Semoga kita bisa bareng-bareng lagi suatu hari nanti :) Senang menjadi bagian dari HIMANIKA 2013....

Yah, 2013 memang warna-warni. Banyak banget pelajaran hidup yang bisa diambil. Gue baru nggak bisa bikin quote yang bagus. Yang pasti, hidup itu memang seperti roda. Ada kalanya diatas, ada kalanya di bawah. Hidup tidak selalu senang, dan tidak selalu sedih. Dan untuk mencapai itu semua, yang kita perlukan hanyalah sebuah pergerakan. Bergeraklah. Berpindahlah. Lakukan banyak perjalanan, agar kita bisa melihat segalanya dari berbagai sisi. Gue nggak pernah tau kapan gue mulai bisa mengikhlaskan banyak hal menyedihkan dalam hidup, tapi yang gue yakini adalah, kita tidak bisa merasakan proses, tapi kita dapat melihat hasil dari proses yang kita lakukan. Tetaplah optimis menghadapi masa depan, rencanakanlah sebanyak mungkin hal-hal yang akan kita lakukan. Jangan pernah lupa berdoa, selalu libatkan Tuhan.

Buat gue, hal terpenting lainnya adalah.. Biarkan orang lain berjalan diatas keputusannya sendiri. Sekalipun dia sekarang ada bersamamu, pastikan bahwa itu memang keputusannya. Itu adalah pilihannya :)

Semoga tahun depan lebih baik dari tahun ini. Ada banyak hal yang harus diusahakan. Semoga Tuhan meridhoi.

"Kadangkala, untuk berpindah itu sangatlah mudah, yang sulit adalah menggeser kenangannya." - Mas Lilik | Koordinator DPO 2013
#Welcome2014


Komentar dari:

Precious Moment . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates