9 November 2013

Sekarang mau nulis agak serius dikit nih. Jadi, seharian tadi ada Workshop Aplikasi Blender 3D Animation yang diselenggarakan oleh Divisi IT Unit Kegiatan Mahasiswa Rekayasa Teknologi UNY. Sebenernya saya jadi panitia. Tapi saking selonya, saya malah bisa ngikutin workshopnya dari awal sampai selesai (jam 9.00 s/d jam 15.00 WIB).

Pertamanya bingung kan ya, Blender itu aplikasi buat apa sih? Setau saya sih Blender itu ya yang buat ngejus. Tapi ternyata, Blender adalah salah satu aplikasi pembuat animasi 3D. Dan berhubung saya kuliah di konsentrasi Multimedia, workshop ini pasti bakal bener-bener berguna buat langkah awal pegangan saya di dunia animasi 3 dimensi.

Seharian tadi dibersamai oleh seorang animator yang masih sangat muda, tapi prestasi dan bakatnya sungguh luar biasa, namanya Fandhi Nugroho Luthfi. Beliau ini kelahiran tahun 1994. Masih imut gitu yaa~ Saya jadi ngerasa minder. Hihi. Pada tahun 2013 sendiri, Fandhi sudah berhasil meraih 2 penghargaan di ajang bergengsi setingkat nasional di dunia industri kreatif. Yang satu jadi nominator, yang satunya jadi juara ke tiga.

Nah, langsung saja.. Ini dia oleh-olehnya...

***
"UNY Harus BERANImasi.."

ANIMASI itu apa sih?
Kata Fandhi, ANIMASI adalah menghidupkan benda mati. Dewa banget nggak sih ? -_-

Jadi, kalau kita mau bikin animasi 3D itu, nantinya kita nggak akan lepas dari yang namanya MATEMATIKA dan FISIKA. Kenapa? Soalnya nanti kita akan pakai matematika, mulai dari sudut, sampai sin-cos-tan gitu. Terus, fisikanya akan dipakai ketika kita sudah masuk pada tahap visual effect. Misalnya nanti kita akan pakai rumus soal Fluida. Duh kalo udah fisika, angkat tangan sih -_-

Kalau mau buat animasi, caranya gimana?
1. Ide Cerita
Ide cerita adalah bahan pokok untuk membuat sebuah animasi. Ide cerita juga lah yang menentukan akan laku atau tidaknya sebuah animasi. Dalam ide cerita ini, sudah harus dipikirkan alur ceritanya akan seperti apa, sampai pesan moral apakah yang akan disampaikan kepada penikmat animasinya nanti. Membuat sebuah ide cerita bahkan bisa sampai ada yang memerlukan riset loh. Ini kalau mau bikin sebuah animasi yang nggak asal-asalan dan ujung-ujungnya malah jadi nggak menarik.

2. Story Line
Pengembangan ide cerita yang ditulis dalam bentuk naskah, bentuknya seperti script film yang sudah dibagi per scene. Tujuannya apaaaa, yak nanti...

3. Standart Character
Setelah membuat ide cerita dan menuliskan story linenya, maka langkah selanjutnya adalah menentukan tokoh dan karakter. Baik dari segi jumlah maupun segi karakter yang akan ditampilkan.

4. Storyboard
Merupakan papan gambar yang dibuat berdasarkan storyline yang telah dibuat sebelumnya. Kalau story line dalam bentuk naskah, storyboard ini dalam bentuk potongan-potongan gambar per scene sebagai panduan untuk animator dalam membuat animasi. Seorang storyboarder adalah orang yang paling bertanggungjawab karena yang paling tahu animasinya akan seperti apa. Kalau pas proses produksi animasi, ternyata animatornya salah, bisa saja itu karena storyboardnya nggak bener. Sadis sih, tapi emang gitu.

5. Animated
Animator membuat animasi. Kalau di animasi 2D, biasanya animator menggunakan cermin untuk menggambar ekspresi dari tokoh animasi yang dia ciptakan. Gunanya adalah supaya jiwa si animator bisa masuk kedalam animasi yang dia ciptakan. Enak juga sih ya kalau pake cermin kan bisa tahu bentuk ekspresi ketawa seperti apa, sedih seperti apa. Tapi di animasi 3D, sudah tidak perlu cermin lagi karena eksekusi dilakukan langsung pada software.

6. Compositing
Ini adalah tahapan mempercantik scene. Pemberian lighting,  visual effect.

7. Video editing

8. Rendering
Proses akhir dalam pembuatan animasi.

Terus, kalau mau buat animasi, kita butuh apa aja?
Alat standarnya adalah pensil, kertas, laptop atau komputer. Tapi yang paling penting adalah kreatifitas dan komitmen. Tanpa kreatifitas, kita nggak bisa bikin ide cerita yang menarik. Dan tanpa komitmen, animasi kita nggak bakalan selesai sampai kapanpun.

Ooh, gitu. Kayaknya keren nih. Mau dong bikin animasi yang pake software. Tapi pake software apa ya?

Silakan pilih :

- 3Ds max > 25,6 juta perlisensi
- Cinema 4D > 32,6 juta perlisensi
- Autodesk maya > 33,8 juta perlisensi
- Lightwave > 13,2 juta perlisensi

atau

- Blender >> FREE! dan Opensource

Yak, pilihan ada di tangan Anda :3

Tahapan animated di atas tadi juga ada banyak bagiannya loh..
1. 3D Modelling > Menggambar model
2. Texture > Memberi kesan warna
3. Rigging > Memberikan kerangka tulang. Jadi, animator harus ngerti juga soal anatomi tubuh manusia
4. Animated > Animator harus tau segalanya. Kalau misalnya bikin animasi anak-anak, harus tau anak-anak itu seperti apa. Tingkah lakunya seperti apa. Animator tep kudu kuat di sinematografinya

Nah, Blender sendiri sudah membuat 3 buah film dengan menggunakan software Blender. Mungkin bisa nyari sendiri, filmnya ada Big Buck Bunny, Sintel dan Tears of Steel. Mulai dari film sekelas animasi hewan-hewan, film animasi yang nyaris realistis sampai setingkat transformers. Keren deh. Tadi ditayangin yang Big Bunny Buck dan itu sumpah kocak. Ceritanya sederhana tapi ngena banget, lucu pula.

Hargailah para pembuat film dengan cara menonton filmnya hingga creditsnya selesai ditayangkan - Fandhi
Nah, itu sedikit teorinya. Untuk workshop kali ini kita nggak langsung diajarin sampe bikin animasi yang susah. Tapi diawali dengan membuat modelling. Awalnya keteteran banget tapi lama-lama bisa ngikutin. Langsung ke hasilnya aja yaaa.. Ini dia.. 



Ini bikinnya cuma pakai cube yang digabung-gabungin aja loh.


Kalau yang ini pakai satu cylinder yang dipotong pake Loopcut

Di akhir sesi, kita diminta buat bikin sebuah model. Terserah, apa aja. Yang pasti harus ada yang hard (pake Cube) dan yang soft (pake cylinder). Kemudian, satu jam berikutnya jadilah ini :3


Kata mas Beny "Ini rumah masa depanmu ya, Peh?"
#duhMas

6 jam yang kerasa cepet banget. Alhamdulillah weekend ini dapet salah satu ilmu bermanfaat lagi. Semoga konsisten deh yaaaa, ini kayaknya menyenangkan untuk ditekuni :D

Buat yang mau download Blender, bisa disini

5 komentar

Komentar dari:

Precious Moment . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates